BEDAH BUKU “identitas Tionghoa Pasca Soeharto”

Sebagai usaha memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat mengenai  Tionghoa Peranakan, Center for Chinese Indonesian Studies (CCIS) dan Perpustakaan UK Petra bekerjasama dengan Yayasan Nabil (penerbit buku), Toko buku Petra Togamas, dan Perpustakaan C2O akan  menyelenggarakan Bedah Buku “Identitas Tionghoa Pasca Soeharto:  Budaya, Politik dan Media”

Karya Chang-yau Hoon ini menjadi sangat penting untuk studi hubungan antar etnis di Indonesia. Ia menteoretisasikan ketionghoaan yang bisa juga diganti dengan kejawaan, kesundaan, keislaman, kekristenan atau identitas etnis dan agama lainnya – melalui ide-ide asimilasi, multikulturalisme dan hibriditas agar menjadi apa yang dikatakannya “sangat berdaya guna”, yaitu mentransformasikan dan mengubah identitas, yang dalam buku ini mengacu pada identitas Tionghoa. Oleh karena itu Chang-yau Hoon menekankan bahwa ‘kunci’ dalam hubungan antaretnis bukanlah dengan ‘mengatasi’ atau ‘menjauhi’ perbedaan, tetapi ‘hidup dengan’, atau ‘hidup melalui’ perbedaan (Warta Ekonomi Online, 23 November 2012).

Bedah Buku “Identitas Tionghoa Pasca Soeharto: Budaya, Politik dan Media” tersebut akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Jumat/ 22 Februari 2013
Waktu : 15.30 -18.00 WIB
Tempat : Ruang Pertemuan Toko buku Petra
Jl. Pucang Anom Timur No. 5 Surabaya
Narasumber :

– Chang-yau Hoon, penulis buku “Identitas Tionghoa Pasca Soeharto: Budaya, Politik dan Media”

– Dr. Budiawan, Dosen Prodi Kajian Budaya dan Media, Sekolah Pascasarjana Univ.Gadjah Mada

– Dra. Mastuti, M.Hum., Dosen Jurusan Pendidikan Sejarah,Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Bedah buku ini terbuka untuk umum. Tidak ada biaya pendaftaran/GRATIS.  Untuk informasi acara dan kehadiran, Bapak/Ibu dapat menghubungi Bapak Yusuf Wibisono di telp. 031-2983212 atau email library@petra.ac.id, sms/telp. 081335280004 (Dian)

Tags:

About admin