Kalbar Bentuk Relawan Cinta Perpustakaan

PONTIANAK – Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat membentuk relawan cinta perpustakaan. Mereka berkomitmen untuk memajukan dunia kepustakaan dan tradisi membaca di Kalbar.

“Relawan Cinta Perpustakaan berjumlah 50 orang. Mereka akan masuk ke dalam komunitas,” kata Kepala Perpustakaan Kalbar Untad Dharmawan, di Pontianak, Senin (17/10).

Pembentukan Relawan Cinta Perpustakaan dapat memperkuat sumber daya manusia di perpustakaan di Kalbar. Jumlah pegawai atau pengelola perpustakaan di daerah masih terbatas. Sedangkan, kegiatan kepustakaan begitu kompleks dan menuntut pengelolaan secara profesional.

Salah satu solusinya adalah merekrut tenaga relawan. Mereka diharapkan bersedia membantu mengelola perpustakaan dengan tidak mengharapkan imbalan apa pun.

Berdasarkan data Perpustakaan Kalbar, terdapat 1.355 pengelola perpustakaan di provinsi ini yang pernah mengikuti bimbingan teknik, magang, dan dan penyuluhan sistem pengelolaan perpustakaan dari tahun 2008-2016. Sementara, jumlah perpustakaan di seluruh Kalimantan Barat saat ini tercatat sebanyak 6.674 unit.

“Peran relawan sangat diperlukan. Mereka diharapkan berkomitmen dan memantapkan niat untuk memajukan perpustakaan di Kalbar,” ujarnya.

Relawan Cinta Perpustakaan Kalbar terdiri atas mahasiswa dan kalangan umum. Mereka sebelumnya telah dilatih secara khusus selama dua hari di Pontianak. Materi pelatihan di antaranya berisikan pemahaman mengenai peran dan perkembangan perpustakaan sebagai instrumen publik dalam meningkatkan kualitas generasi muda lewat tradisi membaca.

Pelatihan peningkatan kapasitas itu juga memetakan daya tarik dan keunggulan perpustakaan di wilayah masing-masing. Kemudian mempromosikan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran kepada masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga memanfaatkan teknologi internet, khususnya media sosial, sebagai wahana kampanye gerakan cinta perpustakaan.

Pelatihan menghadirkan Kepala Bidang Perpustakaan Sahroni, praktisi media Nur Iskandar, dan Muhlis Suhaeri. Praktisi komunikasi massa, Beni Sulastyo, menyatakan, para relawan juga dibekali pengetahuan public speaking hingga memiliki keberanian berbicara dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan.

Para relawan tersebut juga dipersiapkan sebagai pengelola portal database perpustakaan di Kalimantan Barat, perpustakaankita.com. Portal itu akan diluncurkan dalam waktu dekat. Mereka pun bakal bergerak mengampanyekan gerakan cinta perpustakaan ke sejumlah sekolah di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Landak.

“Kami akan mengoptimalkan kampanye gerakan cinta perpustakaan melalui media sosial guna meningkatkan minat baca di masyarakat.”  kata Bayu Dwiyono Nugraha (18), salah seorang peserta dari Kabupaten Sekadau, yang terpilih sebagai Koordinator Relawan Cinta Perpustakaan Kalbar.

Dia akan mengajak teman-teman di sekitar tempat tinggalnya untuk memanfaatkan perpustakaan untuk menambah pengetahuan. Teman-teman sekolahnya juga akan diajak membentuk komunitas kecil untuk membaca buku dan mendalami pengetahuan.

49f501cf0ae1123788335d2331478d26

About admin