Hindari Penculikan Anak, Penggiat Perlindungan Anak Tekankan Pentingnya Peran Sekolah

Masyarakat dibuat resah dan ketakutan dengan maraknya isu penculikan anak serta menjual organ tubuh di media sosial. Hal tersebut menjadi perbincangan hangat di dunia maya belakangan ini.

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada menanggapi hal itu. Pasalnya, kata dia kemungkinan sekecil apapun masih bisa terjadi

Menanggapi hal itu, Penggiat anak yang juga Sekretaris Jendral Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Henny Hermanoe mengatakan selain peran orang tua, diperlukan peran pihak sekolah guna menghindari hal serupa terjadi.

“Kerja sama dengan pihak sekolah. Sekarang kan seharusnya sekolah sudah mendalamkan sekolah aman untuk anak, sekolah ramah untuk anak, yang salah satunya bagaimana mengingatkan keamanan untuk anak-anak termasuk keamanan anak-anak dari kasus- kasus penculikan tadi,” katanya.

Bisa atau tidak, kata dia, pada kenyataannya di lapangan, terutama sekolah negeri yang banyak sekali muridnya, tapi tingkat keamanan nya dinilai masih kurang.

“Tidak ada satpamnya yang berjaga di depan. Begitu bubar sekolah anak-anak pun begitu saja tanpa pengawasan guru. Misalnya sudah dijemputkah?, dijemput dengan siapakah?” ujarnya.

Hal itu, kata Hanny, sangat rentan. Olehnya itu orang tua harus memilih sekolah yang memiliki komitmen keamanan yang baik.

“Bahwa ada tingkat keamanan yang memadai dan sekolah-sekolah yang bagus bahkan mereka memiliki tingkat kemanan berlapis begitu. Berlapis satu dan berlapis dua,” tandasnya.

Hanny juga meminta kepada pihak sekolah untuk menfasilitasi tempat khusus untuk anak-anak yang belum di jemput, dimana harus ada yang mengawasi, sehingga bisa meminimalisir terjadinya penculikan

“Kalau toh misalnya mereka terpaksa harus pulang, biasakanlah mereka pulang berkelompok, biasanya penculik tidak terlalu berani kalau sekelompok anak banyak pulang Bersama-sama dari sekolah tersebut. jadi diajarkan, kalau toh kepepet harus pulang, pulanglah dengan cara bersama-sama,” imbuhnya

Menurut Hanny, kerja sama antara orang tua dan sekolah dibutuhkan, dimana sekolah memiliki komitmen menjaga keamanan semua anak-anak yang sekolah di sekolah tersebut.

About admin