Arkeolog Temukan Tulisan Kuno Berusia Ribuan Tahun, Apa Isinya?

Arkeolog University of Tubingen menemukan benda bersejarah di wilayah Kurdistan sebelah utara Irak. Para peneliti mengklaim menemukan arsip runcing dari 93 tablet tanah liat yang berasal dari 1250 SM, sebuah periode terkait Middle Assyrian Empire.

Dilansir Pasthorizonspr, Rabu (25/10/2017), apa yang terlihat dalam tulisan kuno di tablet itu masih menjadi misteri. Para periset harus menguraikannya, tugas yang panjang dan sulit.

Tepatnya, tablet tersebut ditemukan di situs kota Bronze Age of Bassetki, yang baru ditemukan pada 2013 oleh para arkeolog dari pusat penelitian kolaboratif Tübingen. Para arkeolog Tübingen melanjutkan pekerjaan mereka tanpa terganggu.

Bahkan pada September dan Oktober tahun ini, terlepas dari turbulensi yang disebabkan oleh referendum kemerdekaan Kurdi dan tanggapan tajam pemerintah di wilayah tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, para peneliti menggali lapisan pemukiman yang berasal dari Zaman Perunggu Awal, Tengah, dan Akhir, serta dari periode Asiria berikutnya.

“Penemuan kami memberikan bukti bahwa pusat urban awal di Mesopotamia utara ini diselesaikan hampir terus menerus dari sekira 3000 sampai 600 SM. Itu menunjukkan bahwa Bassetki memiliki arti penting dalam rute perdagangan penting,” kata arkeolog Peter Pfalzner.

Bekerja di lokasi, para peneliti membuat gambar dari tablet tanah liat berdasarkan metode fotografi komputasi. Ini memungkinkan pencahayaan ulang interaktif dari benda-benda dari segala arah.

Kerja keras membaca dan menerjemahkan 93 tablet runcing akan dimulai di Jerman, setelah tim kembali ke rumah. Banyak tablet tanah liat yang tidak dibakar dan sangat lusuh, jadi membacanya akan menjadi tantangan besar dan akan memakan banyak waktu.

Peter Pfalzner berharap teks-teks tersebut akan menghasilkan berbagai detail tentang sejarah, masyarakat, dan budaya daerah Mesopotamia utara.

About admin