Sambil Jual Otak-Otak, Pemuda Ini Gelar Perpustakaan Gratis!

Banyak kisah inspiratif yang bisa diambil dari orang-orang tak terduga yang kita temui. Salah satunya adalah penjual otak-otak dari Cilacap, Jawa Tengah ini. Pria berusia 30 tahun ini membuka peminjaman buku gratis sembari berdagang otak-otak selama tiga bulan terakhir.

“Meminjamkan buku secara cuma-cuma kami anggap bersedekah ilmu,” ujar Anton Wibowo, pria yang meminjamkan buku gratis di Alun-Alun Cilacap tersebut.

Niat baiknya ini berawal dari kegemarannya membaca, saat berkeliling menjajakan otak-otak Anton kerap membawa buku di kantung plastik yang digantungkan di gagang kemudi motor. Karena kebiasaannya tersebut, sejumlah buruh pabrik di dekat tempatnya berdagang tertarik meminjam buku.

“Dari situ setiap berjualan, saya selalu membawa buku untuk dipinjamkan. Saya senang saja melihat orang membaca buku,” ungkapnya dikutip dari Merdeka.

Karena antusiasme para buruh ini, Anton kemudian tergerak untuk membuat gerakan membaca. Dia lalu mengajak sahabatnya Syarifudin untuk membuka perpustakaan keliling gratis sembari berdagang. Dan kini idenya tersebut terlaksana di Alun-Alun Saban selama Ramadan.

“Peminjamnya tetap kebanyakan buruh pabrik. Sehari bisa lima orang pinjam,” jelasnya. “Dulu saat masih kerja, hidup saya terasa nggak ada maknanya. Mabuk sama keluyuran. Saya ingin berbuat baik tapi nggak tahu melalui apa,” tambah Syarifudin, sahabat Anton yang menyumbang 10 buku untuk dipinjamkan secara cuma-cuma.

Kini perpustakaan gratis Anton dan Arif beroperasi dengan 40 buku dari Anton, 10 buku dari Arif, dan sejumlah buku yang didonasikan oleh teman-teman Anton lainnya. Setiap peminjam dicatat oleh Arif dan diberi tenggat waktu satu minggu untuk mengembalikan buku pada si pedagang otak-otak ini.

About admin