Perpustakaan Universitas Narotama mengikuti bimbingan Teknis (BIMTEK) Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan fokus pada enam komponen utama diselenggarakan pada 1–2 April 2026 di Amaris Hotel Margorejo. Kegiatan ini diinisiasi oleh FPPTI Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan kesiapan perpustakaan perguruan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi terbaru.
Hadir sebagai narasumber, Renda Khris Ardhi Artha dari Direktorat Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, turut berpartisipasi perwakilan dari Perpustakaan Universitas Narotama bersama sejumlah perpustakaan perguruan tinggi lainnya di Jawa Timur.
Meningkatkan Pemahaman Instrumen Akreditasi 2026
BIMTEK ini bertujuan memberikan bimbingan teknis sekaligus panduan praktis terkait penerapan instrumen akreditasi perpustakaan tahun 2026. Para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai enam komponen utama penilaian, yang menjadi dasar dalam proses akreditasi perpustakaan perguruan tinggi.
Dalam sesi penyampaian materi, narasumber menekankan pentingnya kesiapan institusi dalam memenuhi standar yang telah ditetapkan, mulai dari aspek kelembagaan, sumber daya manusia, layanan, hingga pengelolaan koleksi dan pemanfaatan teknologi informasi.
Forum Diskusi dan Penguatan Kapasitas
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman serta mengkaji tantangan yang dihadapi masing-masing institusi. Melalui forum ini, peserta memperoleh gambaran nyata terkait implementasi standar akreditasi di lapangan.
Partisipasi Perpustakaan Universitas Narotama dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat tata kelola perpustakaan sesuai standar nasional.
Dorong Profesionalisme dan Mutu Layanan
Penyelenggaraan BIMTEK ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas perpustakaan perguruan tinggi sebagai pusat sumber informasi dan penunjang kegiatan akademik. Dengan adanya instrumen akreditasi terbaru tahun 2026, perpustakaan dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme pengelolaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat lebih siap dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus mampu meningkatkan mutu layanan perpustakaan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna di era digital.